Thursday, November 4, 2010

Parameter Performa Engine (Pesawat Terbang)

Ada beberapa parameter performa air-breathing engine yang dapat digunakan dalam desain propulsi. Parameter pertama adalah thrust untuk mendukung proses penerbangan. Thrust adalah gaya dorong yang dihasilkan oleh engine berkaitan dengan meningkatnya momentum dan tekanan, sehingga thrust yang tersedia untuk mendukung penerbangan dapat berupa thrust = drag, thrust > drag (percepatan), atau thrust < drag (perlambatan) pada saat pesawat melakukan penerbangan. Meningkatnya thrust juga dapat dihasilkan dari peningkatan kecepatan gas buang melalui nosel atau dengan penggunaan afterburner.
Specific thrust (ST) merupakan besarnya thrust yang dihasilkan per satuan massa aliran udara atau dengan kata lain besarnya jumlah udara yang dibutuhkan untuk menghasilkan thrust.
Thrust specific fuel consumption (TSFC) didefinisikan sebagai laju jumlah aliran fuel yang dibutuhkan untuk menghasilkan tiap satu satuan thrust. Besar kecilnya TSFC ditunjukkan oleh besar kecilnya fuel yang digunakan untuk menghasilkan thrust pada level yang sama.
Parameter lainnya adalah efisiensi thermal (ηth) yang didefinisikan sebagai perbandingan antara energi panas yang digunakan untuk menghasilkan kerja dengan energi panas yang ditambahkan saat proses pembakaran berlangsung.

No comments:

Post a Comment